Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2020

Teknologi Digital vs. Hak Kekayaan Intelektual

Tugas mata kuliah manajemen jadi bikin aku sadar tentang pentingnya hak cipta. Karena aku rasa ini cukup relevan dibagi ke semua orang, jadi dibuat konten blog dengan beberapa tambahan dan ralat sana-sini. *** Teknologi Digital vs. Hak Kekayaan Intelektual Kekayaan intelektual atau Intellectual property adalah properti bersifat non-fisik yang berasal dari ide atau olah pikir manusia dalam menghasilkan sebuah produk atau proses yang berguna baik secara personal maupun komunal[1]. Kekayaan ini adalah hasil dari intelektual manusia, sehingga dapat dikatakan, kekayaan intelektual adalah sebuah informasi yang diciptakan. Kekayaan intelektual adalah sesuatu yang dilindungi di bawah payung hukum. Contoh kekayaan intelektual yang dilindungi oleh payung hukum yang ada di Indonesia dapat berupa: hak cipta, hak paten, merek dagang, indikasi geografis, desain industri, desain tata letak dan sirkuit terpadu, serta rahasia dagang. Hak cipta dari kekayaan intelektual ini merupakan bentuk perlin...

Puisi #1: Dalam Ruang Paradoks

Gambar
Hola, reader! Hari ini tiba-tiba kepikiran buat puisi untuk blog ini. Puisi pertama yang aku post di blog. Pengennya bisa diketik. Tapi entah kenapa mengetik puisi itu malah bikin aku kena writer's block . Entah kenapa. Terlalu terbiasa dengan pulpen dan kertas. Terlalu rigid untuk sesuatu yang fleksibel. Just like who I am.  Thanks for reading! Wish I could give a more than just a poem, but a poem is more than me. Can't give another thing more than me when I give you all I have by this.

Minyak Kemiri

Gambar
 Judulnya bukan minyak kemiri. Setelah baca simpulin aja sendiri. Mungkin judulnya nanti akan direvisi. Habis bingung mau apa. Ya udah, tulis suka-suka aja. Minggu pagi, kemiri, dan tisu basah. Kalau pagi ini adalah abstrak karya ilmiah, udah pasti 3 kata itu jadi kata kunci yang tepat untuk pagi ini. Minggu pagi produktif yang kukira bakal mulus, lancar, aman, jaya dan sentosa diberi bumbu kemiri. Literally. Pagi ini kegiatan terkontrol dan terjadwal seperti yang selalu aku pengen. Bangun pagi jam 4. Shubuh tepat waktu. Ibadah pagi gak ada yang kelewat. Gak ada tidur pagi habis shubuh. Aku langsung beberes kamar, menyapu kamar, menyapu koridor depan, mencuci, mandi, dan perawatan. Udah kebayang apa yang selanjutnya akan aku lakuin. Jam 8.30 ada kegiatan penuh sampai menjelang zhuhur, abis itu dilanjut liqo, janji lain, dan kegiatanku hari ini bakal penuh sampai isya, jadi sebelum hari yang panjang ini dimulai, aku harus sudah membuat rencana apa yang harus aku lakuin sebelum b...

Jatuh Cinta Bulan September

Disclaimer: Ini adalah artikel mentah dari infografis yang dipublish di akun instagram majalah HMK 'AMISCA' rubrik Nodi The Series @anodic2020 dengan beberapa tambahan dan tambalan sana-sini untuk bisa diposting di blog ini. Aku jadi kepikiran untuk bisa bikin artikel edisi jatuh cinta tiap bulan. Kebetulan inget baru aja buat artikel yang temanya jatuh cinta. So let me present to you, science of falling in love in Jatuh Cinta Bulan September. ***      Kalau kata orang, jatuh cinta itu perasaan UwU yang gak terdeskripsikan kata-kata dan munculnya dari hati. Padahal sebenarnya jatuh cinta adalah serangkaian kejadian rumit yang terjadi di otak, loh. Tapi, nih ya, meskipun jatuh cinta adalah serangkaian fenomena otak, perasaan hangat dan nyaman sama orang yang kita cintai gak cuma terjadi di dalam otak aja. Otak kita juga memerintahkan seluruh indera kita untuk ikut merasakan jatuh cinta. Nah, aku pengen mengubah pandangan kalian tentang cinta. Cinta itu bisa kok dideskrip...

“Kita sama-sama lagi improving, jadi jangan insecure.”

Semalam aku merekomendasikan suatu aplikasi tes Bahasa Inggris yang juga direkomendasikan temanku yang lainnya. Sayangnya, aku mau coba tapi sepertinya aplikasi itu gak kompatibel di ponselku (apa karena aku download aplikasi gak jelas yak) jadinya aku malah merekomendasikan aplikasinya ke temanku padahal aku sendiri belum pakai. Cuma berdasarkan rekomendasi temenku aja deh. Akhirnya aku yang rekomendasi, tapi malah dia duluan ngambil tes dan skornya muncul duluan. Aku yang tadinya udah menyerah gak pakai aplikasi itu lagi, karena gak bisa dipake di hapeku seketika dapat pemantik. Dengan motivasi untuk improving skill Bahasa Inggris, pagi ba’da shubuh aku langsung pinjam hape teteh tetangga kos dan ambil tes saat itu juga. Skorku keluar, belum terlalu bagus. Aku tahu. Belum ada perkembangan. Lalu aku menjadi super insecure sama pengetahuan Bahasa Inggrisku. Udah gitu aku sudah janji buat ngasih tahu skor aku ke temanku yang pertama merekomendasikan aplikasinya. Insecure -nya pasti d...

Gru The Villain

Semalam aku mimpi cerita panjang yang genrenya campur aduk dan karena ingat ceritanya dari awal sampai akhir, jadi aku tulis mimpinya meskipun plot ceritanya kurang layak dan sangat gak jelas. Gini mimpinya. Ceritanya ada seorang antagonis psikopat. Penjahatnya itu perawakannya mirip Gru dari film animasi Despicable Me tapi versi live action dan lebih kelihatan jahat dengan tubuh kekar, tinggi, besar, berbaju hitam, dan berwajah dingin dan tegas.. Aku menamakan karakter jahat ini sebagai Gru. Scene diawali dengan Gru yang mengendarai mobil kebut-kebutan di jalanan dengan membawa sekeluarga di tempat duduk bagian belakang. Keluarga itu terdiri dari seorang ayah, ibu, dan seorang anak perempuan, serta seorang anak lelaki. Mereka dikejar-kejar polisi yang ingin menangkap Gru. Gru sengaja membawa keluarga itu sepertinya untuk sandera. Keluarga tersebut ketakutan. Anak-anaknya juga lebih ketakutan. Sampailah mereka di markas penjahat itu dan entah kenapa mereka lolos dari kejaran polisi...

Impersonating Best Mother Ever

Sebuah postingan apresiasi edisi rindu. -           Waktu aku tanya Umi pengen aku jadi apa: “Kalo Umi, terserah kakak mau jadi apa, yang penting Kakak bahagia.”   -           Waktu aku ngambek karena disuruh Papa pulang pas baru sampai di rumah temanku: “Sampai kapanpun, setua apapun anaknya, orangtua akan terus khawatir.” “Umi juga dulu lebih dikekang sama Oma daripada Kakak.”   -           Waktu aku kesal karena merasa terlalu dikekang sama Papa: “Itu memang cara Papa bertanggung jawab. Gimana kalau begini terus ada apa-apa di sana?”   -           Setiap aku bilang Umi cantik banget “Iyo no. Umi memang cantik.”   -           Setiap disuruh cicip makanan: “Kurang asin gak?”   -     ...