Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

Tali Kekang

Pernikahan. Apa sih yang dipikirin orang-orang ketika denger kata ini? Yang pasti ketika sudah menikah, seseorang dianggap memasuki tahap baru di hidupnya. Sebuah bentuk keterikatan dengan orang-orang lain yang dianggap pasangan. Idealnya sih, pasangan hidup sekali seumur hidup. Yang bakal berbagi aib, bahagia, uang jajan, kesedihan, hari tua, dan setengah hidup dari pasangan lainnya. Atau paling tidak seseorang yang bisa dimanfaatkan kehadirannya untuk menemani ngobrol di hari tua. Setidaknya itu yang dipikirkan orang-orang kebanyakan(aku sih enggak hoho). Makanya tanpa sadar pernikahan juga jadi sesuatu yang tertanam sebagai salah satu tujuan hidup kebanyakan orang. Jalan hidupnya orang-orang pasti setidaknya masukkin pernikahan dalam list hidupnya. Bahkan walaupun list pencapaian hidupnya gak tercapai, setidaknya mereka bakal memaksa (dan dipaksa juga) supaya impian mereka yang menikah harus tercapai. Belum lagi posisinya pernikahan sebagai sesuatu yang sakral dan merupakan bentuk...

Menghadapi Pembullyan

Bully sekarang jadi momok banget. Orang kadang terjebak di situasi itu dan gak tahu gimana cara lari dari sana. Makanya cyber bullying itu sebenarnya belum seberapa menurutku. Jadi fokusku nulis ini untuk orang yang meghadapi pem- bully- an secara langsung. I do believe that cyber bullying is a problem. But I think we should be focused on regular bullying that's done in person. Sorry not sorry, I think it's not a bullying when we can escape from it.  Kayak contohnya kalau kita mengalami pem -bully- an di sekolah. Kita bakal terpaksa berada di sana sama pem- bully . Kita tetap harus sekolah dan dipaksa keadaan buat terus sama si pem- bully itu. Gak bisa kabur kemana-mana. Nah, cyber bullying sendiri itu situasi yang dimana kalau kita mengalami, kita masih bisa kabur dari sana. Bisa block, unfriend, unfollow ,  bahkan kita bisa hapus seluruh sosial media buat bisa seluruhnya kabur dari cyber bullying itu. Gak ada situasi yang memaksa sampai kita harus tetap ngalamin yan...

Kapan Pandemi Akan Berakhir?

Kapan sih pandemi bakal selesai? Menurut WHO(World Health Organization) sendiri pandemi itu disebut selesai ketika laju transmisi dan terjadinya infeksi menjadi berkurang di seluruh dunia. Berakhirnya pandemi seluruhnya bergantung sama kebijakan pemerintah global begitu pandemi terjadi. Nah, ada 3 opsi yang biasanya akan dilakuin sama pemerintah ketika pandemi terjadi. 1. Racing Through It (Membiarkan) Opsi ini seperti namanya, yaitu ketika pemerintah dan masyarakat tidak melakukan apapun untuk menghentikan penyebaran virus dan membiarkan virus terekspos secepat mungkin.  Mari kita bayangkan ke masa ketika virus pertama kali muncul dan menyebar dengan cepat tanpa terkendali. Pemerintah dan masyarakat tetap menjalani aktivitas seperti biasa seperti sebelum virus itu muncul. Waktu mungkin gak memungkinkan ilmuwan untuk mempelajari virus tersebut, tapi dokter tahu apa yang harus dilakuin sama pasien yang terpapar virus. Opsi ini menjadikan rumah sakit menjadi cepat penuh kapasitas. Ke...

Sexual Harassment

7 juli 2020. Tiba-tiba aku ditanya sama orang, "coba kamu jujur, kamu pasti pernah ngalamin sexual harassment kan, sekali setidaknya?"  Awalnya aku bingung kenapa dia tanya itu tiba-tiba. Terus dia cerita ke aku, dia nanya ke sekumpulan perempuan dan kesimpulannya semua perempuan yang ditanya akhirnya mengaku kalau mereka pernah ngalamin sexual harassment pas masih kecil, dari yang paling sederhana sampai yang gak bisa dibayangkan. Semuanya. Tapi semuanya juga menyimpan rapat-rapat seakan itu rahasia mereka sendiri yang gak perlu diungkapin lagi. Mereka saat itu belum dewasa untuk tahu itu sebagai bentuk pelecehan dan baru sadar ketika mereka udah dewasa. Surprisingly , ingatan-ingatan masa lampau yang pernah menghantui datang kembali mengiris-ngiris ingatanku. Saat masih kecil aku pernah ngalamin hal itu dan karena itu dianggap kenangan buruk dan memalukan, kebanyakan dari kita bakal nyimpan itu semua buat kita sendiri, sama seperti yang aku rasakan. Malu buat bilang kalo ...

Rekomendasi Channel YouTube Terbaik Favorit

Gambar
Sebenarnya banyak sih channel YouTube yang sering aku tonton dari berbagai jenis konten juga. Tapi yang aku paparin adalah channel paling top dan paling sering aku tonton selama ini. Bisa dibilang channel yang aku tonton bisa gambarin isi pikiran aku apa. Kita adalah apa yang kita tonton, ya gak sih.  Tapi seriusan ini yang aku tulis di bawah sangat recommended dan selalu aku tonton continuously . Sampai hari ini belum ada yang bikin aku enggan buat nontonin mereka. 1. Liziqi Seorang food vlogger dan content creator yang temanya maparin kehidupan dia di sebuah desa di China. Konten videonya isi tentang segala kehidupannya dengan alam buat mencukupi kebutuhannya. Dari mulai menanam, panen, sampai jadi masakan, dibuat setiap footage terus jadi suatu satu kesatuan video. Konten videonya juga beragam. Buat kerajinan, baju, furniture , banyak deh. Serba berketerampilan. Seorang koki, pengrajin, penjahit, peternak, petani, kuli. Definisi making everything from scratch dijelasin da...

Tentang Kejujuran Di Balik Kecurangan

Disclaimer : Tulisan ini awalnya dibuat untuk memenuhi tugas matkul agama semester tiga. Saat dicoba upload , di- takedown terus sama sosial media tempat aku upload ini. Sampai sekarang masih gak ngerti apa yang bikin tulisan ini di- banned . Sekarang mau aku share di sini aja. "Hendaklah kalian berlaku jujur, karena kejujuran itu menunjukkan kepada kebaikan, dan kebaikan menunjukkan jalan menuju surga.’’ (HR Bukhari) Pagi, 13 April, menjadi salah satu pagi paling gugup dalam hidupnya. Ia bolak-balik menata alat tulisnya. Memastikan pensil telah diraut, rautan pensil telah terbawa, penggaris dalam kotak pensil, papan ujian telah siap, semua terisi dalam tas. Hatinya selalu was-was ketika ujian berlangsung.  Setelah lama berkutat dengan alat tulis ibunya akhirnya memanggilnya untuk sarapan. Dielus kepala anak perempuannya sambil didoakan supaya ujiannya berhasil. Sepeda motor ayahnya mengantarkannya sedikit terlambat. Atau mungkin tidak terlambat. Tapi tumben sekali rasanya meliha...

Skincare's Site

Ngomongin penampilan harusnya sudah dipupuk pas masa muda. Rajin bersihin wajah dan tubuh. Mau sehat dan glowing gak bisa mendadak. Harus dirawat sedari dini. Tujuan dari perawatan untuk penampilan juga asalnya harus dari menjaga kesehatan, bukan buat bikin cantik dan menarik di mata orang-orang. Manfaat menjaga itu harus buat diri kita sendiri, bukan orang lain. Selain itu mukmin yang sehat dan kuat juga lebih dicintai Allah kan. Jadi penting buat jaga penampilan buat ibadah juga. Penampilan hubungannya paling sederhana yaitu bisa dirawat dari permukaan kulit. Untuk tahu cara rawatnya gimana, kita belajar dulu bentuknya. Bentuknya kulit itu berlapis. Yuk bahas hubungan lapisan kulit ini sama kaitannya dengan penampilan luar kulit. Ini nih lapisan-lapisan kulit yang ada di tubuh kita: 1. Epidermis Tempatnya pigmen. Merupakan bagian kulit terluar. Lapisan epidermis dibagi 5 lapisan. Makin ke atas lapisannya makin ada tumpukan sel kulit mati. Tiap kulit paling dalam membelah dan menghasi...

Cerita Tidak Menyenangkan

Sore jam 3 mata kuliah SIK. Kelas kondusif dengan orang-orang yang memerhatikan dengan baik materi ajar Pak V untuk mata kuliah yang paling banyak diulang mahasiswa.  Suasana cukup tenang sampai ketika di akhir kelas Pak V mengabarkan bahwa esok hari ada seminar mengenai mata kuliah yang diajarkan tadi. Beberapa orang menginformasikan Pak V bahwa jadwal tersebut bentrok dengan ospek jurusan yang disebut MPAB. Diselenggarakan oleh mahasiswa tingkat 3 ke atas sebagai panitia. Kami kemudian mengurungkan diri untuk mengikuti seminar. Aku juga awalnya tidak tertarik mengenai seminar tersebut namun teriakan-teriakan mahasiswa kelas K-02 memaksa Pak V untuk mewajibkan seluruh kelas datang seminar. Aku tetap ragu. Sampai akhirnya Pak V dengan yakin mengatakan bahwa Rafi si ketua penyelenggara MPAB tersebut adalah mahasiswa bimbingannya yang juga akan hadir pada acara tersebut. Beliau mengatakan akan segera menegosiasikannya dengan Rafi agar kami semua boleh mangkir dari interaksi ospek jur...

Pekerjaan Impian

Salah satu anggota keluarga saya dulu terobsesi dengan hal-hal mengenai bisnis dan merintis sebuah usaha. Ia kemudian mengampanyekan idenya tentang bisnis yang didapat dari seminar dan workshop beberapa jam yang dibayar dengan rupiah yang dihasilkan dari jerihnya menjadi seorang pegawai. Katanya merintis bisnis mendorong perekonomian negara, mengembangkan produktivitas masyarakat, dan membantu memberdayakan masyarakat lain dengan membuka lapangan pekerjaan.  Selain itu membuka usaha berarti tidak perlu bekerja dengan orang lain, segalanya bisa diatur sesuai kemauan kita sebagai pemiliknya, dan terutama tidak menjadi seorang "bawahan" orang lain. Pokoknya merintis bisnis adalah pekerjaan terbaik. Menggiurkan memang posisi sebagai pebisnis. Orang terkaya di dunia adalah seorang pebisnis, bukan pegawai atau pengajar.  Tapi belakangan saya berpikir lagi. Bekerja bagi saya adalah mencari ruang nyaman. Bukan untuk menjadi yang terhebat, terkaya, atau terpandang. Semakin dewasa mim...

Yogyakarta and The Memories (2019)

Sampai juga hati ini rela bercerita tentang ini. Mari mulai. Jangan lupa tersenyum. Yogyakarta. 22 Desember 2019 pukul 9 malam. dijemput oleh segerombolan sekawanan SMA. Aku akan sangat ingat betapa rasa pertama yang muncul adalah kilasan kenangan dan rindu. Perjalanan kembali dilewati dengan bicara tanpa henti di belakang Fyu. Aku memang tak puas berbicara. Terutama kepada mereka yang kusimpan rindu. Curhatan malam itu di Bento Kopi juga membawa lega. Tidak Ada untungnya mereka tahu ceritaku, atau aku tahu cerita mereka. Hanya saja menyenangkan sekali berkabar pada mereka. Aku tidak percaya menceritakan sesuatu yang dulu terasa berat akan begitu mudahnya terucap di depan mereka. Padahal kita tak pernah punya kesempatan bicara dahulu ketika masih berada di jalur pelayaran yang sama. Waktu bahkan bergulir begitu cepat hingga besok menjadi kemarin. Akrab sekali. Heha Sky View, Gunungkidul. Payung kecil warna-warni menyambut kami ramah. Aku masih merasakan kecanggungan. Suasana akrab ma...

Sosial Media dan Validasi Manusia

Dulu aku suka banget bacot gak jelas dan posting apa aja di sosmed kayak Twitter, Instagram, dan lain-lain. Setelah itu, sekian waktu tanpa sosmed, tiba-tiba dapat wangsit buat tulisan ini. Ganti perspektif baru emang kayak buka lembar baru. Sekarang udah gak lagi memandang sosial media sebagai wadah pengguna buat nunjukkin eksistensinya. Ini berlaku untuk akun-akun individu ya, bukan akun jualan yang butuh sosmed sebagai strategi marketingnya atau para aktivis buat menyebarkan ideologi mereka. Berlaku buat manusia yang menggunakan akun sosial media pribadinya buat aktualisasi diri dengan validasi dari pengguna sosmed lainnya kayak yang dulu aku lakuin. Di posisi ketika aku merasa sosmed cuma aksesori semata, gak ada aku mikir ribet penting engganya sosmed di kehidupan kita. Upload ya upload aja, ada yang komen baik ya seneng, kalo buruk ya sedih. Kadang jadi mood wrecker tapi ya lakonin aja hidup ala pengguna sosmed. Sekarang kan sosmed udah kayak kebutuhan individu miskin validasi j...