Kapan Pandemi Akan Berakhir?
Kapan sih pandemi bakal selesai? Menurut WHO(World Health Organization) sendiri pandemi itu disebut selesai ketika laju transmisi dan terjadinya infeksi menjadi berkurang di seluruh dunia. Berakhirnya pandemi seluruhnya bergantung sama kebijakan pemerintah global begitu pandemi terjadi. Nah, ada 3 opsi yang biasanya akan dilakuin sama pemerintah ketika pandemi terjadi.
1. Racing Through It (Membiarkan)
Opsi ini seperti namanya, yaitu ketika pemerintah dan masyarakat tidak melakukan apapun untuk menghentikan penyebaran virus dan membiarkan virus terekspos secepat mungkin.
Mari kita bayangkan ke masa ketika virus pertama kali muncul dan menyebar dengan cepat tanpa terkendali. Pemerintah dan masyarakat tetap menjalani aktivitas seperti biasa seperti sebelum virus itu muncul. Waktu mungkin gak memungkinkan ilmuwan untuk mempelajari virus tersebut, tapi dokter tahu apa yang harus dilakuin sama pasien yang terpapar virus. Opsi ini menjadikan rumah sakit menjadi cepat penuh kapasitas. Kemungkinan jumlah manusia meninggal mencapai jutaan hingga ratusan juta dari seluruh dunia. Bisa jadi karena virus ini, maupun karena runtuhnya sistem kesehatan karena pasien yang membludak.
Mayoritas orang yang terinfeksi virus akan meninggal atau tetap bertahan dengan respon sistem imunnya. Yang terjadi selanjutnya adalah Herd Immunity. Ketika orang-orang sudah memiliki kekebalan tubuh terhadap virus, dan yang tidak memilikinya tereliminasi. Virus kemudian tidak lagi menemukan inang dan pandemi akan selesai dalam waktu cepat.
2. Delay and Vaccinate (Menunda dan Vaksinasi)
Nah, opsi ini lebih meminimalisir korban tewas dibandingkan opsi pertama. Jalan lagi ke masa ketika virus dideklarasikan sebagai pandemi yang dilakukan masyarakat pertama kali adalah memperlambat penyebarannya dengan melakukan mengurangi intensitas interaksi dengan manusia lainnya. Dilakukanlah karantina serta physical distancing pada masyarakat. Tes-tes untuk mendeteksi orang yang terinfeksi dilakukan secara masif berbarengan. Masa ini memberi waktu bagi peneliti buat mempelajari virus dan memproduksi vaksin selagi masyarakat menghambat penyebaran virus. Korban meninggal bisa mencapai ratusan sampai ribuan. Berkurang bukan?
Untuk beberapa tempat yang bisa terkontrol penyebarannya bisa melakukan aktivitas normal agar ekonomi negara tetap stabil, namun ketika kasus infeksi kembali terjadi, physical distancing diberlakukan kembali. Dalam beberapa tahun kemudian dengan siklus seperti itu, vaksin dapat ditemukan.
Selanjutnya 40%-90% populasi dapat menerima vaksin tersebut. Masyarakat kembali beraktivitas normal. Ketika terjadi variasi jumlah virus yang tidak dapat ditangani dengan vaksin, Herd Immunity terjadi dan pandemi berakhir.
3. Coordinate and Crush (Koordinasi dan Atasi)
Kembali lagi ke masa ketika pandemi dideklarasikan, pemerintah dan masyarakat seketika itu juga melakukan karantina, social distancing, dan pembatasan perjalanan di negara mereka untuk mengurangi penyebaran skala besar. Faktor kritisnya itu dari sinkronisasi respon. Apa sih maksudnya? Jadi gini nih, ketika suatu negara jumlah kasusnya naik, negara lain bisa jadi baru memulai kasus pertamanya. Daripada masing-masing pemimpin merespon kondisi itu sesuai dengan yurisdiksinya, setiap orang lebih baik berkoordinasi. Negara lain menutup perjalanan dari negara terinfeksi tersebut. Lockdown. Pandemi akan berakhir dengan kehilangan jiwa yang lebih sedikit.
Tapi virus harus benar-benar diberantas sampai habis yang tentu saja kemungkinannya kecil untuk membasmi virus habis. Resiko pandemi akan terjadi lagi jika virus tidak benar-benar musnah. Faktor lainnya juga bisa memengaruhi dan mengacaukan tujuan tindakan ini. Contohnya kayak hewan pembawa virus yang tanpa disadari bisa mentransmisikan virus ke manusia.
Nah itu tiga cara yang dapat dilakuin. Mari kita evaluasi opsi untuk kasus covid-19:
1. Racing Through It
Melakukan opsi ini pada covid-19 bisa mempercepat penyelesaian pandemi tapi bencana global bakal terjadi. Sayangnya opsi ini akan sia-sia kalau virusnya bisa menyerang kembali orang yang sudah terkena infeksi. Alias imunitas yang kebentuk gak bisa mencegah virus itu menginfeksi kembali.
2. Crushing the Virus Through Global Coordination
Cara terbaik yang dapat dilakukan yaitu gabungan dari opsi 2 dan opsi 3. Solusi paling manjur. Apalagi dengan koordinasi secara global. Orang-orang yang daerahnya melonjak melakukan karantina. Sedangkan yang bisa terkontrol melakukan aktivitas seperti biasa dengan kontrol protokol kesehatan untuk menjaga stabilitas ekonomi. Dan di tempat lain para peneliti terus berusaha menemukan vaksin. Slow, steady, proven.
Meskipun pandemi bisa selesai sebelum vaksin ditemukan dengan opsi ini, virus masih dapat muncul lagi. Aktivitas manusia akan seperti itu dengan koordinasi global dan menunggu hingga vaksin dapat ditemukan untuk melindungi dan mencegah terjadinya infeksi lagi. Mungkin butuh waktu bertahun-tahun, tapi pandemi dapat berakhir.
Apapun opsinya, pandemi pasti akan berakhir. Yang terpenting adalah tetap membawa rasa kemanusiaan dalam setiap solusi yang dapat dilakukan.
Komentar
Posting Komentar