Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Jatuh Cinta Bulan Desember

Halo bulan Desember. Bulan favoritku. Penghujung tahun selalu jadi waktu rekapitulasi rasa dan momen yang terjadi di 11 bulan sebelumnya. Bulan menuju titik nol di mana aku bisa menemukan kesimpulan di tahun itu dan mengambil beberapa pelajaran supaya gak jatuh lagi di tahun berikutnya. Aku mau ngobrol tentang cinta. Akan sangat filosofis tapi aku suka. Cinta dari berbagai macam persepktif itu unik dan aku suka.  Aku udah pernah bahas dari segi sains, dan mungkin definisinya dari pikiranku perlu aku paparkan. Biar saling melengkapi. Walaupun bertolakan.  Ngomong soal cinta, s ampai usiaku nyaris menginjak kepala dua aku masih susah meraba-raba gimana rasanya dan apa bedanya dengan rasa suka. Belakangan aku sadar satu hal, definisi cinta itu bisa beda-beda. Tapi tetap universal. Dari sekian banyak definisi yang aku temuin. Dari internet sampai obrolan ngalor ngidul aku akhirnya bisa menemukan definisi cinta versi aku sendiri. Mungkin versi QnA bisa menjabarkan pikiranku tentang...

Puisi #2: The Witty Man Who Changes

Gambar
  "Some people change to the point that they are unrecognizable anymore. It's not strange. It's just natural and normal." Dedicated to you, the one who is not the same person that ever made me laugh, smile, mad, and annoyed. The one who ruined and crashed the stability of our convos and combos. I miss the old you but will never regret left your old self behind. I will never look back but also never let my self look up to your new self. Puisi ini berangkat dari rasa asing yang muncul di kepala karena dia-dia yang tidak lagi berbagi cerita dengan leluasa dengan aku. Kepada dia-dia yang sudah dewasa dan menjadi orang yang berbeda-beda. Kita selalu memaklumi perubahan dan menerima keterasingan. Tapi di titik ketika dia tidak meninggalkan tanda untuk kita kenali sama sekali, semua jadi tidak ada bedanya dengan bertemu orang baru.   Selamat tinggal orang lama, salam kenal rasa baru untuk orang yang lama. Dari aku yang sedang beradaptasi dalam keasingan baru lagi.

Teknologi Digital vs. Hak Kekayaan Intelektual

Tugas mata kuliah manajemen jadi bikin aku sadar tentang pentingnya hak cipta. Karena aku rasa ini cukup relevan dibagi ke semua orang, jadi dibuat konten blog dengan beberapa tambahan dan ralat sana-sini. *** Teknologi Digital vs. Hak Kekayaan Intelektual Kekayaan intelektual atau Intellectual property adalah properti bersifat non-fisik yang berasal dari ide atau olah pikir manusia dalam menghasilkan sebuah produk atau proses yang berguna baik secara personal maupun komunal[1]. Kekayaan ini adalah hasil dari intelektual manusia, sehingga dapat dikatakan, kekayaan intelektual adalah sebuah informasi yang diciptakan. Kekayaan intelektual adalah sesuatu yang dilindungi di bawah payung hukum. Contoh kekayaan intelektual yang dilindungi oleh payung hukum yang ada di Indonesia dapat berupa: hak cipta, hak paten, merek dagang, indikasi geografis, desain industri, desain tata letak dan sirkuit terpadu, serta rahasia dagang. Hak cipta dari kekayaan intelektual ini merupakan bentuk perlin...

Puisi #1: Dalam Ruang Paradoks

Gambar
Hola, reader! Hari ini tiba-tiba kepikiran buat puisi untuk blog ini. Puisi pertama yang aku post di blog. Pengennya bisa diketik. Tapi entah kenapa mengetik puisi itu malah bikin aku kena writer's block . Entah kenapa. Terlalu terbiasa dengan pulpen dan kertas. Terlalu rigid untuk sesuatu yang fleksibel. Just like who I am.  Thanks for reading! Wish I could give a more than just a poem, but a poem is more than me. Can't give another thing more than me when I give you all I have by this.

Minyak Kemiri

Gambar
 Judulnya bukan minyak kemiri. Setelah baca simpulin aja sendiri. Mungkin judulnya nanti akan direvisi. Habis bingung mau apa. Ya udah, tulis suka-suka aja. Minggu pagi, kemiri, dan tisu basah. Kalau pagi ini adalah abstrak karya ilmiah, udah pasti 3 kata itu jadi kata kunci yang tepat untuk pagi ini. Minggu pagi produktif yang kukira bakal mulus, lancar, aman, jaya dan sentosa diberi bumbu kemiri. Literally. Pagi ini kegiatan terkontrol dan terjadwal seperti yang selalu aku pengen. Bangun pagi jam 4. Shubuh tepat waktu. Ibadah pagi gak ada yang kelewat. Gak ada tidur pagi habis shubuh. Aku langsung beberes kamar, menyapu kamar, menyapu koridor depan, mencuci, mandi, dan perawatan. Udah kebayang apa yang selanjutnya akan aku lakuin. Jam 8.30 ada kegiatan penuh sampai menjelang zhuhur, abis itu dilanjut liqo, janji lain, dan kegiatanku hari ini bakal penuh sampai isya, jadi sebelum hari yang panjang ini dimulai, aku harus sudah membuat rencana apa yang harus aku lakuin sebelum b...

Jatuh Cinta Bulan September

Disclaimer: Ini adalah artikel mentah dari infografis yang dipublish di akun instagram majalah HMK 'AMISCA' rubrik Nodi The Series @anodic2020 dengan beberapa tambahan dan tambalan sana-sini untuk bisa diposting di blog ini. Aku jadi kepikiran untuk bisa bikin artikel edisi jatuh cinta tiap bulan. Kebetulan inget baru aja buat artikel yang temanya jatuh cinta. So let me present to you, science of falling in love in Jatuh Cinta Bulan September. ***      Kalau kata orang, jatuh cinta itu perasaan UwU yang gak terdeskripsikan kata-kata dan munculnya dari hati. Padahal sebenarnya jatuh cinta adalah serangkaian kejadian rumit yang terjadi di otak, loh. Tapi, nih ya, meskipun jatuh cinta adalah serangkaian fenomena otak, perasaan hangat dan nyaman sama orang yang kita cintai gak cuma terjadi di dalam otak aja. Otak kita juga memerintahkan seluruh indera kita untuk ikut merasakan jatuh cinta. Nah, aku pengen mengubah pandangan kalian tentang cinta. Cinta itu bisa kok dideskrip...

“Kita sama-sama lagi improving, jadi jangan insecure.”

Semalam aku merekomendasikan suatu aplikasi tes Bahasa Inggris yang juga direkomendasikan temanku yang lainnya. Sayangnya, aku mau coba tapi sepertinya aplikasi itu gak kompatibel di ponselku (apa karena aku download aplikasi gak jelas yak) jadinya aku malah merekomendasikan aplikasinya ke temanku padahal aku sendiri belum pakai. Cuma berdasarkan rekomendasi temenku aja deh. Akhirnya aku yang rekomendasi, tapi malah dia duluan ngambil tes dan skornya muncul duluan. Aku yang tadinya udah menyerah gak pakai aplikasi itu lagi, karena gak bisa dipake di hapeku seketika dapat pemantik. Dengan motivasi untuk improving skill Bahasa Inggris, pagi ba’da shubuh aku langsung pinjam hape teteh tetangga kos dan ambil tes saat itu juga. Skorku keluar, belum terlalu bagus. Aku tahu. Belum ada perkembangan. Lalu aku menjadi super insecure sama pengetahuan Bahasa Inggrisku. Udah gitu aku sudah janji buat ngasih tahu skor aku ke temanku yang pertama merekomendasikan aplikasinya. Insecure -nya pasti d...

Gru The Villain

Semalam aku mimpi cerita panjang yang genrenya campur aduk dan karena ingat ceritanya dari awal sampai akhir, jadi aku tulis mimpinya meskipun plot ceritanya kurang layak dan sangat gak jelas. Gini mimpinya. Ceritanya ada seorang antagonis psikopat. Penjahatnya itu perawakannya mirip Gru dari film animasi Despicable Me tapi versi live action dan lebih kelihatan jahat dengan tubuh kekar, tinggi, besar, berbaju hitam, dan berwajah dingin dan tegas.. Aku menamakan karakter jahat ini sebagai Gru. Scene diawali dengan Gru yang mengendarai mobil kebut-kebutan di jalanan dengan membawa sekeluarga di tempat duduk bagian belakang. Keluarga itu terdiri dari seorang ayah, ibu, dan seorang anak perempuan, serta seorang anak lelaki. Mereka dikejar-kejar polisi yang ingin menangkap Gru. Gru sengaja membawa keluarga itu sepertinya untuk sandera. Keluarga tersebut ketakutan. Anak-anaknya juga lebih ketakutan. Sampailah mereka di markas penjahat itu dan entah kenapa mereka lolos dari kejaran polisi...

Impersonating Best Mother Ever

Sebuah postingan apresiasi edisi rindu. -           Waktu aku tanya Umi pengen aku jadi apa: “Kalo Umi, terserah kakak mau jadi apa, yang penting Kakak bahagia.”   -           Waktu aku ngambek karena disuruh Papa pulang pas baru sampai di rumah temanku: “Sampai kapanpun, setua apapun anaknya, orangtua akan terus khawatir.” “Umi juga dulu lebih dikekang sama Oma daripada Kakak.”   -           Waktu aku kesal karena merasa terlalu dikekang sama Papa: “Itu memang cara Papa bertanggung jawab. Gimana kalau begini terus ada apa-apa di sana?”   -           Setiap aku bilang Umi cantik banget “Iyo no. Umi memang cantik.”   -           Setiap disuruh cicip makanan: “Kurang asin gak?”   -     ...

Berhenti

Sebuah catatan ingatan tentang masa-masa terkelam hidupku: Membagi kerapuhan tidak membuatku semakin tak berdaya ataupun semakin kuat. Setidaknya tulisan ini membantuku belajar menghadapi kisah gelapku terdahulu. Merangkul kembali bagian dari diriku yang tidak pernah kusukai keberadaannya. Sebuah pikiran kusut di tengah kemelut yang coba kuterima. Ini bagian dariku yang tak bisa kuterima. Waktu ketika aku berhenti. Berhenti dari pengharapan dan keputusasaan karena hati yang mati.  Memo Depresi Mei 2018 Aku berhenti melakukan apa yang aku sukai. Aku berhenti menulis novel dan cerita pendek. Aku berhenti menulis puisi. Aku berhenti menggambar. Aku berhenti menyanyi. Aku berhenti berkomunikasi dengan orang yang kusukai. Aku berhenti berpura-pura tidak canggung dengan orang yang menyukaiku. Aku kehilangan kesenangan untuk sesuatu yang dulu membuatku bersenang-senang. Aku berpikir tentang kematian lebih sering dari biasanya. Bukan soal ketakutan akan waktunya datang. Tapi tentang betapa...