Gru The Villain
Gini mimpinya. Ceritanya ada seorang antagonis psikopat. Penjahatnya itu perawakannya
mirip Gru dari film animasi Despicable Me tapi versi live action dan lebih
kelihatan jahat dengan tubuh kekar, tinggi, besar, berbaju hitam, dan berwajah dingin
dan tegas.. Aku menamakan karakter jahat ini sebagai Gru.
Scene
diawali dengan Gru yang mengendarai mobil kebut-kebutan di jalanan dengan
membawa sekeluarga di tempat duduk bagian belakang. Keluarga itu terdiri dari
seorang ayah, ibu, dan seorang anak perempuan, serta seorang anak lelaki.
Mereka dikejar-kejar polisi yang ingin menangkap Gru. Gru sengaja membawa
keluarga itu sepertinya untuk sandera.
Keluarga
tersebut ketakutan. Anak-anaknya juga lebih ketakutan. Sampailah mereka di
markas penjahat itu dan entah kenapa mereka lolos dari kejaran polisi. Mereka dimasukkan
ke dalam rumah markas Gru itu kecuali ibu dari keluarga tersebut. Gru kemudian
pergi meninggalkan keluarga itu di rumah markasnya dan membawa serta ibu mereka.
Rumah itu seperti rumah biasa dengan banyak kamar di dalamnya. Si ayah berusaha
mencari cara untuk keluar dari tempat tersebut dan entah kenapa berhasil
menemukan cara keluar dari kamar tempat ia dan anak-anakanya disekap.
Mereka keluar
dari kamar itu dan menemukan banyak kamar di rumah tersebut. Mereka mencoba
memasuki kamar-kamar itu satu per satu. Sampai kemudian mereka menemukan sebuah
kendi kecil yang berisi pasir. Ayah mengeluarkan isi pasir di kendi itu menggunakan
sebuah benda lancip yang terletak di sekitar kamar tersebut. Ketika dikeluarkan,
terkejutlah mereka menemukan tubuh-tubuh kecil yang kering dan masih setengah
terkremasi. Tapi tubuh ini sangat kecil dan hampir bisa tergenggam seluruhnya dengan
kepal tangan orang dewasa.
Ayah percaya
bahwa gadis-gadis itu korban-korban yang
diperkosa oleh Gru. Ayah kemudian membawa serta kendi tersebut dan anak-anaknya
keluar dari tempat tersebut. Entah kenapa mereka berhasil keluar dari tempat
tersebut dan menemukan dua orang lelaki sedang menggali kuburan di samping
rumah tersebut. Mereka berdua mengaku sedang memakamkan seorang lelaki yang
juga dibunuh oleh Gru. Mayat tersebut tampaknya tidak dikremasi seperti korban
gadis dalam kendi. Ayah akhirnya menaruh tubuh gadis-gadis yang ada dalam kendi
tersebut di lubang kuburan yang sudah berisi seorang jenazah lelaki lainnya. Ayah
dan anak-anaknya kemudian mendoakan semua korban Gru itu.
Rencana
mereka selanjutnya adalah menemukan Ibu mereka. Kemudian tiba-tiba saja
anak-anaknya berubah menjadi semut besar dan semut merah. Ayah membawa mereka dengan
tangan dan beranjak.
Scene
kemudian berpindah ke tempat ibu yang sedang dikurung oleh Gru dalam sebuah
kamar. Ibu itu berusaha mencari-cari jalan keluar. Ibu memasuki bilik kamar
mandi di kamar tersebut yang berisi westafel dan cermin. Tiba-tiba ibu
dikejutkan dengan seorang lelaki gendut yang muncul dari balik cermin.
Mereka
kemudian berbicara dan lelaki ini mengaku sebagai korban dari Gru juga. Dia
mengatakan kepada ibu itu bahwa di balik bantal ada sebuah disk yang bisa
mengeluarkan mereka dari sini. Ia mengetahui hal itu karena pernah menjadi kaki
tangan Gru. Ia bilang kepada ibu itu sekarang bahwa ia sedang berada di bawah
naungan sebuah perusahaan besar yang bisa melindungi keluarga mereka (side
information, perusahaan itu bergerak di bidang transportasi udara). Ia meminta
ibu itu mengambil disk itu dalam bantal karena ia juga terjebak di rumah itu.
Ibu itu
berusaha mencari namun tidak menemukan sesuatu yang dikatakan oleh lelaki gendut
tersebut. Ketika ibu itu berbalik, ia melihat ekspresi aneh lelaki tersebut dan
seketika itu juga ia menyadari lelaki ini masih menjadi kaki tangan Gru. Ia kemudian
berusaha kabur dari ruangan tersebut dengan menabrakkan diri pada kaca jendela
yang letaknya tepat berada di belakang dipan. Ketika ia berhasil memecahkan
kaca itu, ia berada di suatu tempat yang ternyata tempat itu ada Gru yang sudah
menunggunya dan tahu dia akan kabur dari si lelaki tersebut.
Ibu sudah
sangat ketakutann tiba-tiba saja muncul polisi beserta suami dan anak-anaknya
(sekarang anak-anaknya sudah bukan semut lagi) entah darimana. Polisi segera
menangkap Gru dan menjebloskannya ke dalam penjara. Keluarga ini kemudian pulang
ke rumah mereka dan menjalani hidup mereka dengan penjaminan dari perusahaan
yang tadi menaungi lelaki kaki tangan Gru tersebut.
Sementara
itu di dalam penjara Gru menjadi orang yang ditakuti di dalam sel. Ia mendendam
pada keluarga tersebut dan diam-diam ia mencari di mana keberadaan keluarga
tersebut bertahun-tahun lamanya dengan berusaha mencari tahu perusahaan mana
yang menaungi mereka. Dengan itu, ia bisa menemukan keberadaan mereka dan
membalaskan dendamnya.
Seorang
penghuni penjara yang kelihatan takut pada Gru menempelkan sebuah nomor dalam
potongan kertas. Gru mengetahui itu sebagai nomor identitas seluruh keluarga
mereka. Potongan kertas berwarna coklat itu adalah sampul jurnal yang
diproduksi oleh suatu perusahaan (logo perusahaannya mirip dengan Microsoft edge
yang baru). Ia entah kenapa akhirnya tahu di mana keberadaan keluarga tersebut.
Gru
mendatangi rumah tersebut ketika keluarga tersebut pergi. Ia menjelajah seisi
rumah dan ditemukan foto-foto keluarga besar keluarga itu. Diketahuilah
keluarga dari ibu yang dibawa kabur oleh Gru merupakan orang asing yang berasal
dari tempat yang sama dengan nenek moyangnya. Jadi bisa dikatakan, Gru dan ibu
dari keluarga tersebut adalah saudara sepupu.
Masa lalu
Gru kemudian diketahui. Dahulu ia tinggal berdua dengan seorang kakek tua yang
menrupakan nenek moyangnya. Ia seperti mendapat suatu jawaban dari foto
tersebut.
Keluarga
itu akhirnya pulang dan mendapati Gru sudah berada dalam rumah mereka. Mereka
kemudian ketakutan setengah mati dan mendesak Gru untuk keluar.
Gru
tiba-tiba mengatakan bahwa ia ingin minta maaf. Keluarga itu kemudian terdiam
dan merasa bingung, mengapa psikopat tanpa belas kasihan dan rasa simpati
seperti Gru meminta maaf kepada mereka. Kemudian tiba-tiba muncul sebuah
makhluk besar berwarna ungu muda dan seperti slime dari belakang keluarga
tersebut.
Diketahuilah
ternyata setelah penculikan tersebut si ibu hamil oleh anak Gru. Anak itu
berbeda dengan anak-anak kebanyakan. Wujudnya seperti monster ungu yang mengeluarkan
listrik dan magnet. Meskipun ia berbeda, keluarga itu tetap menjaganya dengan
kasih sayang. Monster itu tumbuh begitu cepat sehingga meskipun usianya belia, pikirannya
seperti orang dewasa. Ia juga punya kekuatan yang tak lazim bagi manusia
kebanyakan.
Diketahuilah
bahwa ketika Gru baru akan menyelinap keluar dari penjara, ia ditemui oleh
monster ungu yang ternyata anaknya tersebut. Anak itu mengancam akan membunuh
Gru jika ia tidak minta maaf kepada keluarga yang pernah disanderanya di masa
lalu. Ia menunjukkan caranya membunuh pada Gru dengan membunuh sipir penjara
untuk membuat Gru takut. Gru kemudian tertawa dan seketika itu juga tentakel
monster tersebut keluar dan mengikat Gru hingga kesakitan. Gru akhirnya
mengiyakan monster itu untuk minta maaf.
Saat Gru
menemukan foto keluarga ibu tersebut, ia sudah mengetahui bahwa ia dan ibu
tersebut bukanlah manusia biasa dan tidak berasal dari bumi. Anak monster
tersebut memunculkan gen resesif yang dimiliki oleh keturunan asli si ibu dan
Gru. Maka ketika kehamilan itu terjadi, anak itu muncul.
Anak ini
sangat berbahaya. Gru tahu itu. Ia juga tahu karena melihat anak monsternya ini
sejak ia melihatnya membunuh sipir penjara bahwa kelak anak ini akan melakukan
hal-hal seperti Gru di masa depan.
Komentar
Posting Komentar