Puisi #1: Dalam Ruang Paradoks


Hola, reader! Hari ini tiba-tiba kepikiran buat puisi untuk blog ini.

Puisi pertama yang aku post di blog. Pengennya bisa diketik. Tapi entah kenapa mengetik puisi itu malah bikin aku kena writer's block. Entah kenapa. Terlalu terbiasa dengan pulpen dan kertas. Terlalu rigid untuk sesuatu yang fleksibel. Just like who I am. 

Thanks for reading! Wish I could give a more than just a poem, but a poem is more than me. Can't give another thing more than me when I give you all I have by this.

Komentar

Populer

echoes of warmth

Drama Mahasiswi Tua